Aqiqah dan Pengertiannya
doc. by google

Aqiqah dan Pengertian Aqiqah

Posted on

Klik1ayat.com Aqiqah dan Pengertian Aqiqah – Sebagai seorang musilim kita menyadari bawah anak adalah amanah serta rezeki dan kenikmatan yang diberikan oleh Allah SWT, amanah dan kenikmatan yang perlu dijaga hingga tiba masa akhirnya (ajal menjemput).

Di dalam Islam ada sebuah istilah yang perlu untuk diketahui oleh setiap orang tua setalah ia mendapatkan kenikmatan berupa keturunan baik laki-laki ataupun perempuan.

Istilah yang biasa disebut dengan ungkapan aqiqah, aqiqah sendiri merupakan salah satu ibadah yang dianjurkan oleh Rasulullah SAW kepada kedua orang tua terhadap bayi yang baru dilahirkan ke dunia.

Pengertian Aqiqah

Adapun pengertian aqiqah menurut bahasa arab adalah rambut yang tumbuh diatas kepala bayi yang baru lahir. sedangkan pengertian aqiqah menurut syar’i adalah menyembelih kambing untuk anak yang baru dilahirkan ketika digundul rambutnya.

Adapun dalil kesunahaan untuk melaksanakan aqiqah sebagai berikut :

  • dari Sahabat Salman bin Amir adh Dhobiy, telah bersabda Nabi Muhamamd SAW bahwa setiap bayi yang dilahirkan tergantung kepada aqiqahnya. Maka hendaknya tumpahkanlah darah dari seekor hewan (sembelihlah kambing) dan hilangkan darinya segala macam gangguan. (HR. Bukhori).
  • dari Samurah bin Jundub, bahawasanya Rasulullah SAW bersabda: Setiap anak tergantung (tergadaikan) dengan aqiqahnya yang disembelih untukya pada hari ketujuh dari kelahirannya. Dan diberi nama serta digundul kepalanya pada saat itu. (HR. Bukhori – Muslim).

Hikmah Aqiqah

Adapun hikmah aqiqah dalam pelaksanaanya adalah sebagai berikut :

  • Orang tua dari bayi menampakkan gembiraan dan syukur pada pelaksanaan aqiqah atas kenikmatan yang telah diberikan oleh Allah SWT, dengan harapan Allah SWT akan memberikan tambahan kenikmatan berupa umur dan rezeki yang berkah serta menjadi anak yang soleh dan solehah serta berbakti kepada kedua orang tua.
  • Memberitahukan kepada para undangan terkhususnya para tetangga bahwa nasab anak yang dilahirkan tersebut menyambung kepada kedua orang tua (anak kandung).
  • Menampakkan syiar-syiar agama, dengan melaksanakan aqiqah secara tidak langsung mengajak keluarga, saudara serta para tetangga untuk turut melaksanakan aqiqah jika mereka para orang tua melahirkan anaknya. Dan menghidangkan kepada para undangan hidangan yang nikmat, dari sembelihan hewan aqiqah (kambing) sebagai bentuk rasa syukur dan terima kasih atas kunjungan mereka dalam acara aqiqah.

Kapan Pelaksanaan Aqiqah

Pelaksanaan aqiqah boleh dilaksanakan kapan saja, namun lebih diutamakan untuk dilasanakan pada hari ketujuh dari kelahirannya dan ini yang sangat dianjurkan sesuai dengan tuntunan dari sabda Nabi Muhammad SAW.

Andai saja orang tuanya belum mampu dalam pelaksanaan aqiqah bagi anaknya dihari ke tujuh, dengan keterbatasan biaya dan waktu ataupun alasan lainnya. Maka pelaksanaan aqiqah boleh dilakukan kapan saja setelah kedua orang tuanya mampu baik dari segi biaya ataupun tenaga.

Hukum Aqiqah

Adapun Hukum dari pelaksanaan aqiqah ini adalah sunnah muakkad, sebagaimana pelaksanaan qurban. Dan tidak menjadi wajib selama ia tidak menadzarkannya, jika ia menadzarkannya maka hukumnya menjadi wajib sebab ia telah bernadzar.

Berapa Banyak Kambing Aqiqah

Hewan yang digunakan dalam aqiqah ialah kambing, adapaun jumlah banyaknya kambing; jika yang dilahirkan laki-laki maka baginya 2 ekor kambing dan jika yang dilahirkan adalah perempuan maka 1 ekor kambing.

Sedangkan umur kambing yang digunakan untuk aqiqah ialah, jika yang digunakan adalah kambing gibas maka ia berumur satu tahun masuk dua tahun. Dan jika kambing yang akan disembelih adalah kambing kacang, maka berumur dua tahun masuk tiga.

Doa Ketika Menyembelih Hewan Aqiqah

بسم الله والله اكبر , اللهم هذه منك و اليك, هذه عقيقة فلان بن فلان

Dengan nama Allah dan Allah Maha Besar, ya Allah …. Ini dari-Mu dan untuk-Mu. Dan ini adalah aqiqah dari Fulan bin Fulan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *