Bacaan shalat dan tata cara sholat secara lengkap

Bacaan Shalat dan Tata Cara Sholat Secara Lengkap

Posted on

Klik1ayat.com – Alhamdulillah kita kembali belajar menghafal bacaan shalat dan tata cara sholat yang benar dan lengkap, guna memperbaiki ibadah shalat kita dalam 5 waktu sehari semalam, agar ibadah yang dilakukan tidaklah sia-sia.

Shalat memiliki beberapa ketentuan yang harus dipenuhi bagi setiap muslim yang telah diwajibkan baginya untuk melaksanakan sholat, adapun ketentuan tersebut berupa syarat wajib shalat, syarat sahnya shalat, rukun shalat, hal-hal yang membatalkan shalat, bacaan sholat dan doa sholat.

Ada baiknya juga untuk mengetahui pengertian dari ibadah shalat, agar menambah khazanah keilmuan kita.

Pengertian Shalat

Shalat berasal dari bahasa arab yang secara bahasa memiliki arti berdoa, adapun secara istilah shalat ialah ibadah yang diawali dengan takbiratul ihram dan diakhiri dengan salam.

Berikut penjelasannya secara terperinci akan syarat wajib shalat, syarat sahnya shalat, rukun shalat, hal-hal yang membatalkan shalat, bacaan sholat dan doa sholat agar mudah dipahami dan dihafalkan :

Syarat Wajib Sholat

Sebelum melaksanakan ibadah shalat ada baiknya dan wajib bagi setiap muslim, untuk mengetahui akan syarat-syarat yang harus dipenuhi dalam mengerjakan ibadah shalat.

Adapun syarat wajibnya shalat sebagai berikut:

  • Islam
  • Aqil
  • Baligh
  • Mumayyiz

Yang dimaksud dengan syarat wajibnya shalat ialah, hal yang wajib dimiliki dan jika tidak maka ia belum bisa melaksanakan ibadah shalat. Adapun yang pertama ialah Islam yaitu, ia telah membaca dua kalimat syahadat atau bisa juga terlahir dari keturunan keluarga muslim, maka ia secara langsung menjadi seorang muslim sejak lahir.

Apa artinya Aqil, artinya adalah berakal dapat berfikir tidak dalam keadaan gila, pingsan tidur atau mabuk.

Baligh sendiri memiliki definisi bahwa ia telah memasuki masa ihtilam atau sudah berumur 15 tahun bagi laki-laki, dan bagi wanita sudah mendapatkan datang bulan atau haid.

Mumayyiz, yaitu dapat membedakan mana yang hak dan yang batil. Lebih mudahnya ia mampu membedakan mana yang benar dan yang salah, ataupun bisa membedakan akan perkara ibadah shalat.

Syarat Sahnya Sholat

Sedangkan syarat sahnya sholat ada 5 yakni:

  • Suci badan dari hadats kecil maupun besar dan najis
  • Suci pakaian dan tempat (terkhusus tempat untuk sujud / sajadah)
  • Menutup aurat
  • Mengetahui masuknya waktu shalat
  • Menghadap qiblat

Syarat sahnya shalat ini memasuki level seseorang hendak melaksakan ibadah shalat setelah syarat wajib shalat terpenuhi, adapun syarat sahnya shalat ialah suci.

Suci yang artinya tidak terdapat najis pada badannya, baik najis yang keluar dari dua lubang yaitu qubul dan dzubur. Setelah dibersihkan atau istinja maka ia dapat dikatakan suci.

Tak hanya pada badan, suci ini pun harus terdapat di pakaian yang artinya pakaian yang dipakai tidak terdapat najis baik warna, rasa dan bau. Serta tempat beribadah terutama tempat untuk bersujud, semisal sajadah.

Menutup aurat, menutup aurat tidak sebatas kain atau pakaian yang menutupi tubuh namun lebih dari pada itu, yakni pakaian tersebut mampu menutup aurat secara keseluruhan baik dari sisi lekukan tubuh dan warna kulit.

Terlebih bagi para wanita, lekukan tubuh tersebut harus benar-benar tertutup demikian pula dengan warna kulit.

Saat ini mengetahui masuk waktunya sholat sangatlah mudah, yakni bisa menggunakan jam sebagai alat penentu waktu shalat sesuai dengan yang telah ditetapkan waktu-waktunya oleh syariat.

Yang terakhir ialah menghadap qiblat, maka tidak sah bagi mereka yang shalat menghadap selain qiblat dan qiblatnya ummat muslim ialah Ka’bah yang berada di kota Mekkah al Mukarromah

Rukun-rukun Shalat

Rukun Sholat adalah sebuah kewajiban yang dilaksanan secara teratur atau tertib, tidak mengawalkan yang akhir dan mengakhirkan yang awal pula. Adapun rukun sholat itu sendiri merupakan susunan dalam pengerjaan ibadah shalat, dan jika dtinggalkan maka ibadah yang dilakukan menjadi tidak sah.

Adapun rukun-rukun shalat ada 18 sebagai berikut:

  1. Niat
  2. Berdiri bagi yang mampu
  3. Takbiratul Ihram
  4. Membaca surat al Fatihah, diawali dengan bismillahirrahmanirrahim yang merupakan bagian dari ayat surat al Fatihah
  5. Ruku’
  6. Tuma’ninah
  7. Bangung dari ruku’ dan I’tidal
  8. Tuma’ninah
  9. Sujud
  10. Tuma’ninah
  11. Duduk diantara dua sujud
  12. Tuma’ninah
  13. Duduk tasyahud akhir
  14. Membaca tasyahud akhir
  15. Membaca shalawat pada Nabi Muhammad SAW saat tasyahur akhir
  16. Salam pertama
  17. Niat keluar dari shalat
  18. Tertib, yakni mengurutkan dari rukun-rukun solat sesuai apa yang telah ditentukan

Berikut ini ialah penjelasan akan rukun-rukun shalat oleh Imam Abu Suja’ dalam Matan al-Ghâyah wa Taqrîb (Surabaya: Al-Hidayah, 2000), hal. 9:

“فصل” وأركان الصلاة ثمانية عشر ركنا النية والقيام مع القدرة وتكبيرة الإحرام وقراءة الفاتحة وبسم الله الرحمن الرحيم آية منها والركوع والطمأنينة فيه والرفع واعتدال والطمأنينة فيه والسجود والطمأنينة فيه والجلوس بين السجدتين والطمأنينة فيه والجلوس الأخير والتشهد فيه والصلاة على النبي صلى الله عليه وسلم فيه والتسليمة الأولى ونية الخروج من الصلاة وترتيب الأركان على ما ذكرناه

Hal-hal yang Membatalkan Shalat

Ini penting pula untuk diketahui bersama terkait hal-hal yang membatalkan shalat, ketika syarat dan rukun sudah terpenuhi setiap muslim sudah bisa melaksanakan ibadah sholat.

Namun perlu diingat pula bahwa dalam ibadah tersebut terdapat hal-hal yang bisa membatalkan, ketika batal maka shalat wajib diulangi kembali.

Berikut ini adalah hal-hal yang membatalkan sholat:

  • Makan dan minum dengan sengaja
  • Berbicara dengan sengaja, atau mengeluarkan kalimat yang dapat dipahami dan dimengeti akan bahasa yang digunakan
  • Meninggalkan salah satu rukun dari rukun sholat
  • Banyak melakukan gerakan, gerakan yang dilakukan dibatasi sebanyak tiga gerakan baik tangan maupun kaki dan gerakan ini diluar dari pada gerakan shalat
  • Tertawa terbabah-bahak, adapun senyum para ulama sepakat bahwa itu tidak merusak ibadah shalat
  • Berhadats, baik kecil maupun besar
  • Aurat yang terbuka dengan sengaja
  • Kejatuhan najis
  • Tidak tertib dalam urutan pelaksanaan shalat

Dan masih banyak lagi hal-hal yang membatalkan shalat, dan ini akan merusak ibadah shalat serta perlu dan wajib mengulangi kembali shalatnya.

Bacaan lafadz Niat Shalat

Bacaan lafal niat dalam sholat yang perlu diketahui dan dipelajari serta sebisa mungkin untuk dihafal, sebab bacaan-bacaan inilah yang akan dibaca nanti ketika mengerjakan ibadah shalat.

Bacaan Lafadz Niat Shalat dalam Lima Waktu

Yang perlu dibaca ketika hendak pertama kali ialah niat, karena niat juga menjadi salah satu rukun yang pertama dan wajib untuk dikerjakan. Sebagaimana dalam riwayat hadits Nabi SAW bahwa segala amal perbuatan itu tergantung dari pada niatnya, maka hal yang utama dan pertama dilakukan ialah niat.

lafadz Niat Sholat Subuh

Niat shalat subuh sendirian

اُصَلّى فَرْضَ الصُّبْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ اَدَاءً ِللهِ تَعَالَى

Aku niat shalat fardhu subuh dua rakaat menghadap qiblat karena Allah ta’aala.

Niat sholat subuh berjamaah menjadi ma’mum

اُصَلّى فَرْضَ الصُّبْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ اَدَاءً مَأْمُوْمًا ِللهِ تَعَالَى

Aku niat shalat fardhu subuh dua rakaat menghadap qiblat sebagai ma’mum karena Allah ta’aala.

lafadz Niat Sholat Dzuhur

Niat shalat dzuhur sendirian

اُصَلّى فَرْضَ الظُّهْرِاَرْبَعَ رَكَعَاتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ اَدَاءً ِللهِ تَعَالَى

Aku niat shalat fardhu dzuhur empat rakaat menghadap qiblat karena Allah ta’aala.

Niat sholat dzuhur ma’mum atau berjamaah

اُصَلّى فَرْضَ الظُّهْرِاَرْبَعَ رَكَعَاتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ اَدَاءً مَأْمُوْمًا ِللهِ تَعَالَى

Aku niat shalat fardhu dzuhur empat rakaat menghadap qiblat sebagai ma’mum karena Allah ta’aala.

lafadz Niat Sholat Ashar

Niat sholat ashar sendirian

اُصَلّى فَرْضَ الْعَصْرِاَرْبَعَ رَكَعَاتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ اَدَاءً ِللهِ تَعَالَى

Aku niat shalat fardhu ashar empat rakaat menghadap qiblat karena Allah ta’aala.

Niar sholat ashar berjamaah

اُصَلّى فَرْضَ الْعَصْرِاَرْبَعَ رَكَعَاتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ اَدَاءً مَأْمُوْمًا ِللهِ تَعَالَى

Aku niat shalat fardhu ashar empat rakaat menghadap qiblat sebagai ma’mum karena Allah ta’aala.

lafadz Niat Sholat Magrib

Niat sholat magrib sendirian

 أُصَلِّى فَرْضَ المَغْرِبِ ثَلاَثَ رَكَعاَتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً لله تَعَالَى

Aku niat shalat fardhu magrib tiga rakaat menghadap qiblat karena Allah ta’aala.

Niat sholat magrib berjamaah

 أُصَلِّى فَرْضَ المَغْرِبِ ثَلاَثَ رَكَعاَتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً مَأْمُوْمًا لله تَعَالَى

Aku niat shalat fardhu magrib tiga rakaat menghadap qiblat sebagai ma’mum karena Allah ta’aala.

lafadz Niat Sholat Isya

Niat sholat isya sendirian

أُصَلِّى فَرْضَ العِشَاء ِأَرْبَعَ رَكَعاَتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً لله تَعَالَى

Aku niat shalat fardhu isya empat rakaat menghadap qiblat karena Allah ta’aala

Niat sholat isya berjamaah

أُصَلِّى فَرْضَ العِشَاء ِأَرْبَعَ رَكَعاَتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً مَأْمُوْمًا لله تَعَالَى

Aku niat shalat fardhu isya empat rakaat menghadap qiblat sebagai ma’mum karena Allah ta’aala.

Macam-macam Sholat Sunnah

Sholat sunnah menjadi ibadah tambahan dan penyempurna bagi shalat fardhu 5 waktu, ibarat makan tidak hanya nasi saja melainkan terdapat pula lauk pauknya.

Berikut ini adalah macam-macam sholat sunnah yang perlu diketahui:

  • Shalat Sunnah Fajar, shalat yang dikerjakan sebelum subuh
  • Shalat Dhuha, dikerjakan setelah matahari terbit hingga menjelang istiwa
  • Shalat Tahajud, dikerjakan setelah tidur dan diwaktu sepertiga malam hingga menjelang masuk waktu subuh
  • Shalat Witir, dikerjakan diakhir waktu malam atau setelah shalat tahajud sebelum waktu subuh dengan rakaat yang ganjil
  • Shalat Wudhu, dikerjakan setelah berwudhu terlebih dahulu
  • Shalat Tahiyatul Masjid, shalat dua rakaat ketika memasuki masjid sebelum duduk
  • Shalat Rawatib, shalat sunnah yang dikerjakan sebelum dan sesudah shalat fardhu atau wajib dengan jumlah 22 rakaat, biasa disebut dengan qobliyah dan ba’diyah
  • Shalat Hajat, shalat untuk memohon hajat apapun baik urusan dunia dan akhirat serta bisa dikerjakan kapan pun malam ataupun siang dan lebih utamanya diwaktu malam
  • Shalat Istikharah, shalat memohon pilihan, pilihan yang membingungkan dan saling menguatkan
  • Shalat Taubat, shalat memohon taubat atas segala dosa dan perbuatan
  • Shalat Tasbih, shalat yang dianjurkan oleh Rasulullah SAW dan disebut sholat tasbih karena dalam 4 rakaatnya mengandung 300 bacaan tasbih
  • Shalat Gerhana, shalat yang dikerjakan sebab munculnya gerhana, baik gerhana matahari atau gerhana bulan

Bacaan Niat Sholat Sunnah

Bacaan Niat Shalat Fajar atau Sunnah Subuh

اُصَلِّيْ سُنَّةَ الصُّبْحِ رَكْعَتَيْنِ  مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً لِلهِ تَعَالَى / اُصَلِّيْ سُنَّةَ الفَجْرِ رَكْعَتَيْنِ  مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً لِلهِ تَعَالَى

Aku niat shalat sunnah subuh / sunnah fajar dua rakaat menghadap qiblat karena Allah ta’aala

Bacaan Niat Shalat Dhuha

أُصَلِّيْ سُنَّةَ الضُّحَى رَكْعَتَيْنِ  مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً لِلهِ تَعَالَى

Aku niat shalat sunnah dhuha dua rakaat menghadap qiblat karena Allah ta’aala

Bacaan Niat Shalat Tahajud

أُصَلِّيْ سُنَّةَ التَّهَجُدِ رَكْعَتَيْنِ  مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً لِلهِ تَعَالَى

Aku niat shalat sunnah tahajud dua rakaat menghadap qiblat karena Allah ta’aala

Bacaan Niat Shalat Witir

أُصَلِّيْ سُنَّةَ مِنَ اْلوِتْرِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً لِلهِ تَعَالَى

Aku niat shalat sunnah witir dua rakaat menghadap qiblat karena Allah ta’aala

أُصَلِّيْ سُنَّةَ رَكْعَةَ الوِتْرِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً لِلهِ تَعَالَى

Aku niat shalat sunnah witir satu rakaat menghadap qiblat karena Allah ta’aala

Bacaan Niat Shalat wudhu

Sholat wudhu dikerjakan setelah selesai dari berwudhu, dengan niat sebagai berikut:

أُصَلِّيْ سُنَّةَ الوُضُوْءِ رَكْعَتَيْنِ  مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً لِلهِ تَعَالَى

Aku niat shalat sunnah wudhu dua rakaat menghadap qiblat karena Allah ta’aala

Bacaan Niat Shalat Tahiyatul Masjid

أُصَلِّيْ سُنَّةَ التَّهِيَةِ المَسْجِدِ رَكْعَتَيْنِ  مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً لِلهِ تَعَالَى

Aku niat shalat sunnah tahiyatul masjid dua rakaat menghadap qiblat karena Allah ta’aala

Bacaan Niat Shalat Sunnah Rawatib

Sholat sunnah rawatib ada dua, yakni sunnah qobliyah dan sunnah ba’diyah.

أُصَلِّيْ سُنَّةَ القَبْلِيَةِ رَكْعَتَيْنِ  مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً لِلهِ تَعَالَى

Aku niat shalat sunnah qobliyah dua rakaat menghadap qiblat karena Allah ta’aala

أُصَلِّيْ سُنَّةَ البَعْدِيَةِ رَكْعَتَيْنِ  مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً لِلهِ تَعَالَى

Aku niat shalat sunnah ba’diyah dua rakaat menghadap qiblat karena Allah ta’aala

Bacaan Niat Shalat Hajat

أُصَلِّيْ سُنَّةَ الحَاجَةِ رَكْعَتَيْنِ  مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً لِلهِ تَعَالَى

Aku niat sholat sunnah hajat dua rakaat menghadap qiblat karena Allah ta’aala

Bacaan Niat Shalat Istikharah

أُصَلِّيْ سُنَّةَ الإِسْتِخَارَةِ رَكْعَتَيْنِ  مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً لِلهِ تَعَالَى

Aku niat sholat sunnah istikharah dua rakaat menghadap qiblat karena Allah ta’aala

Bacaan Niat Shalat Taubat

أُصَلِّيْ سُنَّةَ التَوْبَتِ رَكْعَتَيْنِ  مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً لِلهِ تَعَالَى

Aku niat sholat sunnah taubat dua rakaat menghadap qiblat karena Allah ta’aala

Bacaan Niat Shalat Tasbih

أُصَلِّيْ سُنَّةَ التَسْبِيْحِ رَكْعَتَيْنِ  مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً لِلهِ تَعَالَى

Aku niat sholat sunnah tasbih dua rakaat menghadap qiblat karena Allah ta’aala

Bacaan Niat Shalat Gerhana

أُصَلِّيْ سُنَّةَ لِخُسُوْفِ القَمَرِ رَكْعَتَيْنِ  مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً لِلهِ تَعَالَى

Aku niat sholat sunnah gerhana bulan dua rakaat menghadap qiblat karena Allah ta’aala

أُصَلِّيْ سُنَّةَ لِكُسُوْفِ الشَّمْسِ رَكْعَتَيْنِ  مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً لِلهِ تَعَالَى

Aku niat sholat sunnah gerhana matahari dua rakaat menghadap qiblat karena Allah ta’aala

Nah itulah keseluruhan dari bacaan niat-niat sholat sunnah, sangat mudah untuk dipelajari dan dihafalkan.

Bacaan Shalat dan Tata Cara Sholat Secara Lengkap

Tata cara shalat antara satu dengan yang lainnya sama, baik shalat sunnah ataupun wajib hanya sedikit perbedaan berupa lafadz niat dan jumlah rakaatnya.

Berikut ini adalah tata cara sholat sekaligus bacaan dan doa yang terdapat didalamnya secara lengkap mulai dari takbiratul ihram hingga salam, begitu juga terdapat di dalamnya bacaan-bacaan yang sunnah untuk dibaca dan sebagainya.

  • Menyucikan diri baik dari hadast kecil maupun besar dengan cara berwudhu
  • Menggunakan pakaian yang suci serta menutup aurat
  • Aurat bagi laki-laki ialah mulai dari pusar hingga lutut, sedangakan wanita seluruh tubuh kecuali wajah dan telapak tangan
  • berdiri bagi yang mampu sekaligus mengucapkan lafadz niat, semisal shalat subuh

اُصَلّى فَرْضَ الصُّبْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ اَدَاءً ِللهِ تَعَالَى

  • Takbiratul ihram, berdisi mengucapkan lafadz “Allahu Akbar” tanpa jeda dan terpisah lafadznya serta mengangkat kedua tangan dan jari-jari sejajar dengan daun telinga secara bersamaan, para ulama juga menyunnahkan disaat takbiratul ihram ini agar membaca niat didalam hati
  • Membaca doa iftitah, posisi tangan berada di bawah dada ataupun perut
bacaan shalat dan doa iftitah
  • Membaca surah al Fatihah
  • Membaca salah satu surah-surah yang ada di al Qur’an
  • Ruku’, sembari membaca

3x سُبْحَانَ رَبِّىَ الْعَظِيمِ وَبِحَمْدِهِ

  • Tuma’ninah
  • Bangung dari ruku’ dan I’tidal, memaca “Sami’allahu liman hamidah“, setalh berdiri membaca

رَبَّنَا لَكَ الْحَمْدُ مِلْءَ السَّمَوَاتِ وَالأَرْضِ وَمِلْءَ مَا شِئْتَ مِنْ شَىْءٍ بَعْدُ

  • Tuma’ninah
  • Sujud, sembari membaca

3x سُبْحَانَ رَبِّىَ الأَعْلَى وَبِحَمْدِهِ

  • Tuma’ninah
  • Duduk diantara dua sujud, sambil membaca

رَبِّ اغْفِرْ لِيْ وَارْحَمْنِيْ وَاجْبُرْنِيْ وَارْفَعْنِيْ وَارْزُقْنِيْ وَاهْدِنِيْ وَعَافِنِيْ وَاعْفُ عَنِّيْ

  • Tuma’ninah
  • Duduk tasyahud awal atau akhir
  • Membaca tasyahud awal atau akhir

اَلتَّحِيَّاتُ الْمُبَارَكَاتُ الصَّلَوَاتُ الطَّيِّبَاتُ ِللهِ. اَلسَّلاَمُ عَلَيْكَ أَيُّهَا النَّبِيُّ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ. اَلسَّلاَمُ عَلَيْنَا وَعَلَى عِبَادِ اللهِ الصَّالِحِيْنَ. أَشْهدُ اَنْ لاَإِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَاَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُوْلُ الله , اللهم صلى على سيدنا محمد وعلى اله سيدنا محمد, كما صليت على ابراهيم وعلى آل ابراهيم, وبارك على محمد وعلى آل محمد, كما بركت على ابراهيم وعلى آل ابراهيم في العالمين انك حميد مجيد

  • Salam pertama

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ

  • Niat keluar dari shalat
  • Tertib, yakni mengurutkan dari rukun-rukun solat sesuai apa yang telah ditentukan

Semua tata cara sholat ini harus dikerjakan secara tertib, berurutan tanpa ada yang mendahului rukun salah satunya. Serta melafalkan atau membaca bacaan doa atau bacaan di dalam shalat dengan jelas dan sesuai tajwidnya.

Dengan menjalankan semua perintah-Nya dengan mengharap ridho dari-Nya, dan semoga ibadah kita semua diterima oleh Allah SWT amiin amiin….

ditulis dan dikutip dari berbagai sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *